Biaya Sidang Tipikor Dinilai Mahal, Pasal Korupsi Diubah Jadi ... | Liputan 24 Kalimantan Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Biaya Sidang Tipikor Dinilai Mahal, Pasal Korupsi Diubah Jadi ...

Posted by On 4:56 PM

Biaya Sidang Tipikor Dinilai Mahal, Pasal Korupsi Diubah Jadi ...

 Kasipidsus  Kejaksaan negeri Nunukan Rusli. Mahalnya biayai persidangan tipikor di Samarinda memuat Kejaksaan Negeri Nunukan meminta penyidik kepolisian merubah pasal dakwaan korupsi menjadi pasal pemerasan terhadap 2 terdakwa kasus OTT Pungli di pelabuhan Tunon Taka Nununukan dan Pelabuhan Sei Nyamuk.KOMPAS.com/SUKOCO Kasipidsus Kejaksaan negeri Nunukan Rusli. Mahalnya biayai persidangan tipikor di Samarinda memuat Kejaksaan Negeri Nunukan meminta penyidik kepolisian merubah pasal dakwaan korupsi menjadi pasal pemerasan terhadap 2 terdakwa kasus OTT Pungli di pelabuhan Tunon Taka Nununukan dan Pelabuhan Sei Nyamuk.

NUNUK AN, KOMPAS.com â€" Samsul Bahri alias Haji Bahar bin Haji Kana, pegawai honorer PT Pelayaran Indonesia (Pelni) cabang Nunukan, Kalimantan Utara, terdakwa kasus pemerasan yang tertangkap Tim Saber Pungli, dituntut 1 tahun 8 bulan penjara oleh jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) digelar di Pengadilan Negeri Nunukan Kamis siang.

Jaksa penuntut umum, Rusli Usman mengatakan, tuntutan 1 tahun 8 bulan penajra terhadap terdakwa dinilai sudah berat, mengingat terdakwa hanya berstatus honorer di PT Pelni.

"Yang bersangkutan juga bersikap sopan juga kooperatif selama proses hukum berlangsung,” ujarnya, Kamis (14/12/2017).

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Nunukan meminta penyidik kepolisian mengubah pasal dakwaan korupsi menjadi pemerasan untuk terdakwa kasus OTT Pungli di Pelabuhan Tunon Taka Nununukan.

Kasi Pidus Kejaksaan Negeri Nunukan, Rusli Usman mengatakan, penegakan huk um terhadap pegawai negeri sipil (PNS) pelaku pungli bertujuan untuk membuat jera pelaku. Pegawai negeri sipil yang tertangkap pungli, menurut Rusli, juga tidak serta merta bisa disidang dalam kasus tindak pidana pungli, tetapi harus dilihat dulu besaran kerugian negara yang ditimbulkan.

Baca juga : Pasca-Operasi Tangkap Tangan, Kasat Reskrim Polres Manggarai Dimutasi

Menurutnya, penerapan pasal korupsi dalam kasus tersebut justru merugikan negara. Selain itu, perubahan pasal dari pungli menjadi pemerasan berdasarkan pertimbangan biaya persidangan kasus tipikor yang harus dilaksanakan di Samarinda. Biayanya dinilai sangat mahal.

“Kalau saya berangkatkan ke Samarinda, berapa ratus juta habis bolak-baliknya? Satu perkara itu minimal 60 jutaan sampai putus,” katanya.

Hingga saat ini, pengembangan kasus pungli di Pelabuhan Tunontaka Nunukan masih mandek. Polisi belum menetapkan tersangka lainnya meski pernah menya takan akan kembali menetapkan dua tersangka baru terkait kasus pungli di Pelabuhan Tunontaka Nunukan.

Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli kabupaten Nunukan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Samsul Bahri alias Haji Bahar bin Haji Kana (65), warga Jalan Antasari, Nunukan Timur, Minggu (12/3/2017) sekitar pukul 07.10 Wita di terminal barang pelabuhan Tunon Taka.

Baca juga : Meski Dibutuhkan, Satgas Saber Pungli Diturunkan Anggarannya

Saat ditangkap, tersangka diduga menerima uang pungli dari para penumpang kapal dengan nominal beragam. Biaya yang harus dibayar untuk kelebihan bagasi berkisar antara Rp 300.000 sampai Rp 1 juta. Sedangkan untuk biaya barang di palka sebesar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta tanpa disertai kuitansi atau tanda bukti pembayaran.

Kompas TV Ombudsman menuding ada pembiaran dan permainan antara oknum Satpol PP dan pedagang.

Berita Terkait

Ditemukan Pungli Penerbitan SKCK, Polri Ancam Pidanakan Anggotanya

Akan Temui Ombudsman, DKI Minta Video Bukti Pungli Satpol PP Dibuka

Sandiaga Selidiki Oknum Satpol PP yang Terlibat Pungli ke PKL

MaPPI Ungkap Maraknya Pungli di Lima Pengadilan Negeri di Indonesia

Marak Pungli, MA Didesak Turun Tangan Benahi Pengadilan di Bawahnya

Terkini Lainnya

Gempa di Pulau Jawa, Satu Orang Tewas dan Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa di Pulau Jawa, Satu Orang Tewas dan Sejumlah Bangunan Rusak

Regional 16/12/2017, 07:44 WIB Sandiaga Cerita, Kerabat Dia dan Anies Sulit Cari Makam di Jakarta

Sandiaga Cerita, Kerabat Dia dan Anies Sulit Cari Makam di Jakarta

Megapolitan 16/12/2017, 07:02 WIB Tahap Awal Ok Otrip Masih Gunakan Angkot Lawas

Tahap Awal Ok Otrip Masih Gunakan Angkot Lawas

Megapo litan 16/12/2017, 07:00 WIB Warga Grobogan dan Kudus Rasakan Gempa Selama Hampir Satu Menit

Warga Grobogan dan Kudus Rasakan Gempa Selama Hampir Satu Menit

Regional 16/12/2017, 06:47 WIB Gempa Tasikmalaya, Satu Warga Ciamis Meninggal Tertimpa Rumah Ambruk

Gempa Tasikmalaya, Satu Warga Ciamis Meninggal Tertimpa Rumah Ambruk

Regional 16/12/2017, 06:28 WIB Sebagian Wilayah di Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Deras

Sebagian Wilayah di Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Deras

Megapolitan 16/12/2017, 06:13 WIB Warga di Sekitar Pantai Pangandaran Bersiaga Pasca-gempa Tasikmalaya

Warga di Sekitar Pantai Pangandaran Bersiaga Pasca-gempa Tasikmalaya

Regional 16/12/2017, 06:07 WIB BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami, Warga Pulang ke Rumah

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami, Warga Pulang ke Rumah

Regional 16/12/2017, 03:33 WIB Warga Depok: Tempat Tidur dan Lemari Goyang, Ternyata Gempa

Warga Depok: Tempat Tidur dan Lemari Goyang, Ternyata Gempa

Megapolitan 16/12/2017, 03:21 WIB BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Tasikmalaya

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Tasikmalaya

Regional 16/12/2017, 03:12 WIB Muka Air Laut di Pesisir Cilacap Normal

Muka Air Laut di Pesisir Cilacap Normal

Regional 16/12/2017, 03:06 WIB Gelombang Air Laut Pertanda Tsunami Tak Terlihat di Pantai Pangandaran

Gelombang Air Laut Pertanda Tsunami Tak Terlihat di Pantai Pangandaran

Regional 16/12/2017, 02:33 WIB Gempa Tasikmalaya, Satu    Rumah di Garut Dilaporkan Rusak

Gempa Tasikmalaya, Satu Rumah di Garut Dilaporkan Rusak

Regional 16/12/2017, 02:20 WIB Gedung Rusak Akibat Gempa, Pasien RSUD Banyumas Dirawat di Tenda

Gedung Rusak Akibat Gempa, Pasien RSUD Banyumas Dirawat di Tenda

Regional 16/12/2017, 02:14 WIB Gempa Berpotensi Tsunami, Warga Garut di Pinggir Pantai Selatan Mengungsi

Gempa Berpotensi Tsunami, Warga Garut di Pinggir Pantai Selatan Mengungsi

Regional 16/12/2017, 02:02 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Nunukan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »