Korban Penembakan Oknum Polisi Akhirnya Tewas | Liputan 24 Kalimantan Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Korban Penembakan Oknum Polisi Akhirnya Tewas

Posted by On 3:45 PM

Korban Penembakan Oknum Polisi Akhirnya Tewas

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: KAMIS
21 DESEMBER RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Desember 2017 21:14 Korban Penembakan Oknum Polisi Akhirnya Tewas RAMAI: Suasana rumah duka yang ramai dikunjungi keluarga dan tetangga korban. Setelah sebulan menjalani perawatan di RSUD Tarakan, Boy akhirnya meninggal dunia. FOTO: RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN â€" Korban penembakan yang dilakukan oknum polisi bernama Irwan alias Boy (45), warga Sumur Tiga, Kelurahan Nunukan Barat, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pukul 23.11 Wita, Senin (18/12).

Boy meninggal dunia di kediamannya setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) berbeda. Yakni, Nunukan dan Tarakan. Bahkan, korban menjalani dua kali operasi sebelum akhirnya tewas.

Menurut Dafri, adik korban, Boy dipulangkan dari RSUD Tarakan lantaran sudah tidak ada biaya lagi untuk melanjutkan perawatannya. Setelah dua hari di rumah, tepatnya Minggu (17/12) kondisi saudaranya semakin memburuk. “Bahkan, tidak bisa berbicara lagi dan mengenali kami. Dan, akhirnya meninggal,” ungkapnya kepad a media ini.

Dafri mengatakan, sebelum meninggal, korban menjalani dua kali. Pertama, di RSUD Nunukan ketika pengangkatan peluru dari perutnya dan kedua di RSUD Tarakan lantaran luka yang dialaminya semakin parah. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi, kondisinya semakin parah. Karena, lukanya cukup berbahaya. Tulang belakang dan ususnya rusak. Kalaupun hidup, pasti cacat,” ungkapnya.

Apakah ada upaya hukum untuk menuntut oknum polisi yang melakukan penembakan. Dafri mengaku masih berkoordinasi dengan seluruh keluarganya. Apakah ada langkah hukum atau ada langkah lain yang ditempuh. Yang pasti, saat ini keluarga masih merasakan duka yang mendalam atas kematian Boy. “Saya belum bisa berbica banyak soal itu. Semuanya kami serahkan ke keluarga saja. Seperti apa nantinya,” ujarnya.

Kendati demikian, informasi yang diterima media ini, oknum polisi yang melakukan penembakan kini menjalani pemeriksaan oleh divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Nunukan. Bahkan, sudah tidak aktif lagi di lapangan lantaran adanya pelanggaran dalam tindakan tersebut.

“Sudah tidak di lapangan memang. Sebelum prosesnya selesai, maka oknum polisi itu tidak dibenarkan bertugas di lapangan,” ungkap sumber terpercaya media ini.

Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian Nunukan. Namun, dari pantauan media ini, sejumlah polisi dan Wakapolres Nunukan Kompol Rizal Mukhtar, SIK berada di rumah duka hingga proses pemakaman dilakukan di TPU Jalan Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat. Kehadiran mereka ini untuk menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Sebelumnya, Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi, SIK membenarkan adanya penembakan yang dilakukan anggotanya. Namun, tindakan yang dilakukan itu untuk melumpuhkan terduga agar tidak melawan petugas ketika diperiksa. “Informasinya ada perlawanan dari terduga ini. Makanya ditembak untuk dilumpuhkan. Setelah dilumpuhkan, anggota memb awa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan,” jelasnya kepada media ini saat dihubungi.

Mengenai infromasi lebih lanjut, kata Jepri, pihaknya belum dapat memberikan. Sebab, saat ini pihaknya masih mendalami kasus ini. “Yang jelas, sebelum digerebek, terduga sudah menjadi target operasi,” pungkasnya. (oya/eza)

loading...
BERITA TERKAIT
  • Tim SAR Temukan Pakaian Amat
  • Anggaran Nihil, Pencairan Beasiswa Tak Jelas
  • Harga Rumput Laut Naik, Bantu Entaskan Kemiskinan
  • Peserta Pemilu 2014 Tidak Diverifikasi Faktual
  • Satu Perusahaan Besar Tak Ikut BPJS Kesehatan
  • Temukan Potongan Tangan, Korban Diduga Diserang buaya
  • Wabup Dorong Krayan Jadi Sistem Pertanian Modern
  • Pelayanan PDAM hingga ke Perbatasan
  • Memukat Ikan, Satu Nelayan Tak Kunjung Pulang
  • Disdukcapil Kekurangan Ribuan Blangko E-KTP

BACA JUGA

Rabu, 20 Desember 2017 21:23

Potensi PAD Tinggi, Kesadaran Wajib Pajak Rendah

NUNUKAN â€" Jika dikelola dengan baik, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Nunukan cukup tinggi.… Rabu, 20 Desember 2017 21:21

Gadis Belia Ini Divonis Empat Tahun Penjara

NUNUKAN â€" Anak di bawah umur yang berperan sebagai kurir narkotika golongan satu jenis sabu-sabu… Rabu, 20 Desember 2017 21:17

Permintaan TPI di Sebatik Meningkat

NUNUKAN â€" Keberadaan Tempat Pemeriksan Imigrasi (TPI) di wilayah perbatasan, khususnya di Pulau… Selasa, 19 Desember 2017 19:19

Ayam Hidup dan Daging Ilegal Gagal Diselundupkan

NUNUKAN â€" Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung… Selasa, 19 Desember 2017 19:08

Dua Bulan, 1,1 Kg Sabu Dimusnahkan

NUNUKAN â€" Kepolisian Resor (Polres) Nunukan kembali melakukan pemusnahan barang bukti narkotika… Selasa, 19 Desember 2017 11:30

BREAKING NEWS!!! Hari Ketiga Pencarian, Tim Temukan Baju Diduga Milik Korban

TARAKAN - Memasuki hari ketiga pencarian Amat, korban menghilang di Perairan Sebaung dan diduga diterkam… Selasa, 19 Desember 2017 00:31

Mengerikan..!!! Hari Kedua Pencarian Amat, Tim Menemukan Jari Manusia

NUNUKAN - Hari kedua pencarian Amat, korban diduga tenggelam dan dimangsa buaya di Perairan Sebaung,… Senin, 18 Desember 2017 20:25

Lakukan Pungli, SA Dituntut dengan Pasal Pemerasan

NUNUKAN â€" Sidang perkara pungutan liar (pungli) over bagasi dan muatan palka di PT Pelni akhirnya… Senin, 18 Desember 2017 20:22

Jadi Tersangka, Barang Bukti Justru Bertambah

NUNUKAN â€" Masih ingat dengan pasangan suami istri (pasutri) yang diamankan karena kepemilikan… Senin, 18 Desember 2017 20:19

Enam Mesin PLTD Hanya Jadi Cadangan

NUNUKAN â€" Pasca peresmian enam unit mesin baru di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei… Alokasikan Dana Secara Cermat Gelar Monitoring dan Evaluasi Kampung KB Jambret Tas, RM dan OK Diciduk WASPADA !!! Setelah Gunung Lingkas, Api Kembali Melahap Kampung Satu/ Skip 2018, Gaji Petugas Kebersihan Tak Ikut UMK PARAH NI ORANG..!! Baru Bebas 4 Hari, Kembali Masuk Bui Mengerikan..!!! Hari Kedua Pencarian Amat, Tim Menemukan Jari Manusia Progres Pembangunan Jembatan Masuki Tahap Finishing KPU Tarakan Tunggu Data Final Jumlah Penduduk Pemerintah Prioritaskan Pembangunan
  • Kekuatan Gempa 4.1 SR Terasa hingga Tawau
  • Kekuatan Gempa di Tarakan, 21 Desember Tanggal "Keramat"
  • Siklon Tropis Kai-Tak Melanda Utara Kalimantan
  • SL Didakwa Pasal Berlapis
  • Kehilangan Lengan di Usia Remaja, Tetap Bisa Hidupi Sepuluh Anaknya
  • Tersambar Petir, Traffic Light Mati
  • Api Menjilat, Ari Gendong Tiga Anaknya
  • Unda ngan dan Suvenir Pernikahan Jadi Abu
  • Sudah Tiga Kali Diukur Belum Diperbaiki
  • Kekurangan Armada Pembersih Kota
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • < li>EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Nunukan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »