GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pemerintah Promosikan Pengembangan 6 Wilayah Perbatasan ke ...

Pemerintah Promosikan Pengembangan 6 Wilayah Perbatasan ke ...

Aparat berjaga di Pos Perbatasan Indonesia-Malaysia di Nunukan. (Foto: republika)INFONAWACITA.COM â€" Pemerintah melalui Kementerian Kementerian Desa, Pembangunan…

Pemerintah Promosikan Pengembangan 6 Wilayah Perbatasan ke ...

Aparat berjaga di Pos Perbatasan Indonesia-Malaysia di Nunukan. (Foto: republika)

INFONAWACITA.COM â€" Pemerintah melalui Kementerian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mempromosikan enam wilayah perbatasan ke beberapa investor agar dapat dikembangkan potensinya.

Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kemendes PDTT Maks Yoltwu dalam keterangannya seperti dikutip Antara beberapa waktu lalu mengatakan, promosi itu sebagai bagian dari tugas kementerian untuk mengentaskan daerah tertinggal dan kawasan perbatasan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Enam daerah perbatasan itu, Maks menyebutkan, masing-masing Nunukan, Kapuas Hulu, Belu, Rote Ndao, Morotai dan Maluku Tenggara Barat. “Kami berharap melalui promosi ini masing-masing daerah perbatasan dapat dikembangkan sesuai potensinya,” kata Maks.

Ditambahkan Maks, beberapa potensi daerah perbatasan yang bisa dikembangkan antara lain dari Kapuas Hulu adalah di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan pertambangan.

“Produksi ubi jalar di wilayah Kapuas Hulu mencapai 1.284 ton per tahun, dan ubi kayu 8.516 ton, ditambah produksi perkebunan kelapa sawit 17.751 ton, dan karet 15.822 ton per tahun,” katanya.

Potensi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Sabah, Malaysia, ada di sektor perikanan laut. Untuk wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur memiliki potensi sentra usaha petern akan jenis Sapi Bali hingga produksi 56.493 ekor per tahun, dan juga tersedia lahan budi daya jagung hingga 8.133 hektare.

Selain itu, untuk potensi di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai salah satu sentra industri garam dengan merek Cap Ikan Terbang, dan Kabupaten Morotai mempunyai destinasi wisata unggulan Indonesia. Dan potensi Maluku Tenggara Barat adalah perikanan tangkap, budi daya rumput laut, dan pariwisata di puluhan pulau kecil di sekitarnya.(AR/ANT)

Sumber: Google News | Liputan 24 Nunukan

No comments