GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Tak Miliki Izin Operasi Kapal Ikan, Pengusaha Ikan Di Sebatik ...

Tak Miliki Izin Operasi Kapal Ikan, Pengusaha Ikan Di Sebatik ...

KOMPAS.com/SUKOCO Mansyur bin Maing (42) terdakwa praktik illegal fishing di jatuhi hukuman 1 tahun 10 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Nunukan dalam kasus kepem…

Tak Miliki Izin Operasi Kapal Ikan, Pengusaha Ikan Di Sebatik ...

Mansyur bin Maing (42) terdakwa praktik illegal fishing di jatuhi hukuman 1 tahun 10 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Nunukan dalam kasus kepemilikan kapal ikan tanpa memiliki izin. KMN. AMB III bersama 11 Anak Buah Kapal (ABK) ditangkap KRI Kerapu saat mencari ikan di perairan Laut Sulawesi atau sekitar Pulau Bunyu pada Sabtu (30/09/2017).KOMPAS.com/SUKOCO Mansyur bin Maing (42) terdakwa praktik illegal fishing di jatuhi hukuman 1 tahun 10 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Nunukan dalam kasus kepemilikan kapal ikan tanpa memiliki izin. KMN. AMB III bersama 11 Anak Buah Kapal (ABK) ditangkap KRI Kerapu saat mencari ikan di perairan Laut Sulawesi atau sekitar Pulau Bunyu pada Sabtu (30/09/2017).

NUNUKAN,KOMPAS.com â€" Majelis Hakim Pengadilan Negeri Nunukan Kalimantan Utara mengganjar Mansyur bin Maing (42) warga Kecamatan Sebatik pemilik kapal KM AMB III dengan hukuman penjara 1 tahun 10 bulan denda sebsar 200 juta atau menjalani kurungan penjara 4 bulan.

Majelis hakim yang dipimin Nasrulloh menyatakan jika terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan kegiatan menangkap ikan dengan kapal tanpa memiliki ijin usaha yang melanggar Undang Undang Perikanan.

"Terdakwa terbukti telah melakukan tindak pidana melakukan penangkapan ikan yang tidak memiliki ijin,"ujarnya Kamis (21/12/2017).

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Nunukan Jalan Ujang dewa Sedadap Nunukan pada Jumat pukul 16:30 Wita dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa sempat membuat terdakwa terlihat terbengong ketika hakim membacakan putusannya.

Hakim bahkan sampai 3 kal i menanyakan tanggapan terdakwa terhadap putusan hakim yang menghukumnya 1 tahun 10 bulan penjara.

Hukuman tersebut lebih ringan 8 bulan dari tunutuan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa 2 tahun 6 bulan penjara.

Terdakwa kemudian mengambil langkah pikir pikir tehadap putusan tersebut setelah berkonsultasi dengan penasehat hukumnya. “Kami pikir pikir dulu,” ujarnya.Mansyur.

Majelis Hakim PN Nunukanjuga menjatuhkan hukuman selama 1 tahun 5 bulan penjara serta denda 200 juta rupiah atau menjalani kurungan 4 bulan penjara bagi nahkoda kapal KM AMB III Jupri Bandi. Terhadap putusan hakim tersebut Jurpi Bandi juga mengaku masih pikir pikir terhadap vonis hakim tersebut.

Terhadap vonis kedua pelaku pidana kelautan tersebut jaksa penuntut umum kejaksaan meger Nunukan Bambang Widianto SH langsung menyatakan banding.

KMN. AMB III bersama 11 Anak Buah Kapal (ABK) ditangkap KRI Kerapu bernomor lambung 812 saat melaut di Perairan Laut Sulawesi atau sekitar Pulau Bunyu pada posisi 03°46´13?Uâ€"118°03´16 pada Sabtu (30/09/2017).

Kapal yang dinakhodai Jupri Bandi (43) warga Tanjung Aru kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara tersebut diketahui menangkap ikan secara ilegal.

Kapal milik pengusaha Sebatik bernama Mansyur bin Maing (42) tersebut di ketahui menangkap ikan tanpa memiliki kelengkapan dokumen sebagai kapal penangkap ikan. Kapal KMN. AMB III tidak dilengkapi dokumen kapal, seperti Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Pernyataan Berlayar (SPB) dari pemerintah Republik Indonesia.

Kompas TV Terlibat Pencurian Ikan, 239 Nelayan Vietnam Dipulangkan

Berita Terkait

Kapolri Sebut Polair Selamatkan Rp 90 Miliar Uang Negara dari "Illegal Fishing"

Menteri Susi: Sejak 2014, 363 Kapal "Illegal Fishing" Ditenggelamkan

Ini Faktor Penyebab Maraknya "Illegal Fishing" di Wilayah Perairan RI

Menteri Susi: Saya Beruntung Punya Presiden yang Mendukung Penuh Pemberantasan "Illegal Fishing"

Menteri Susi: Interpol Harus Punya Peran Penting Perangi "Illegal Fishing"

Terkini Lainnya

Pesan Kebinekaan dan Natal yang Biasa Saja di Nabire...

Pesan Kebinekaan dan Natal yang Biasa Saja di Nabire...

Nasional 23/12/2017, 10:35 WIB Polisi Tangkap Dua Pelaku Penculikan Siswi SMP di Ciputat

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penculikan Siswi SMP di Ciputat

Regional 23/12/2017, 10:26 WIB Kisah Ami, Atlet Balap Kursi Roda Indonesia untuk Asian Para Games

Kisah Ami, Atlet Balap Kursi Roda Indonesia untuk Asian Para Games

Olahraga 23/12/2017, 10:19 WIB Naik Angkutan Umum di Tanah Abang? Berikut Trayek Barunya

Naik Angkutan Umum di Tanah Abang? Berikut Trayek Barunya

Megapolitan 23/12/2017, 10:19 WIB Pasangan Kakek-Nenek di AS Bagikan Ganja untuk Hadiah Natal

Pasangan Kakek-Nenek di AS Bagikan Ganja untuk Hadiah Natal

Internasional 23/12/2017, 10:18 WIB 7 Kasus Artis Terjerat Narkoba Sepanjang 2017

7 Kasus Artis Terjerat Narkoba Sepanjang 2017

Megapolitan 23/12/2017, 10:15 WIB AP II Siapkan Bandara Banyuwangi Jadi Band   ara Penyangga Acara IMF-World Bank

AP II Siapkan Bandara Banyuwangi Jadi Bandara Penyangga Acara IMF-World Bank

Regional 23/12/2017, 10:09 WIB Preman dan Remaja Nakal di Jaksel Akan Dimasukkan ke Pesantren Kilat

Preman dan Remaja Nakal di Jaksel Akan Dimasukkan ke Pesantren Kilat

Megapolitan 23/12/2017, 09:53 WIB 63 Pengidap HIV AIDS Baru Ditemukan di Kabupaten Semarang

63 Pengidap HIV AIDS Baru Ditemukan di Kabupaten Semarang

Regional 23/12/2017, 09:05 WIB Gerindra Siap Ajukan Pebalap Moreno Suprapto    Jadi Cagub Jatim

Gerindra Siap Ajukan Pebalap Moreno Suprapto Jadi Cagub Jatim

Nasional 23/12/2017, 08:31 WIB Tak Miliki Izin Operasi Kapal Ikan, Pengusaha Ikan Di Sebatik Dihukum

Tak Miliki Izin Operasi Kapal Ikan, Pengusaha Ikan Di Sebatik Dihukum

Regional 23/12/2017, 07:51 WIB Antisipasi Macet pada Libur Natal, Polri Siapkan Langkah-langkah Ini

Antisipasi Macet pada Libur Natal, Polri Siapkan Langkah-langkah Ini

Nasional 23/12/2017, 07:49 WIB Gajah Betina Ditemukan Tewas Membusuk di A   ceh Timur

Gajah Betina Ditemukan Tewas Membusuk di Aceh Timur

Regional 23/12/2017, 07:31 WIB Jelang Natal dan Tahun Baru, Ribuan Miras dan Petasan Dimusnahkan

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ribuan Miras dan Petasan Dimusnahkan

Regional 23/12/2017, 07:31 WIB Dua Pemuda di Bogor Tewas Usai Dibacok Sekelompok Orang Tak Dikenal

Dua Pemuda di Bogor Tewas Usai Dibacok Sekelompok Orang Tak Dikenal

Regional 23/12/2017, 07:02 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Nunukan

No comments