GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Terdakwa OTT Pungli Pelabuhan Nunukan Divonis 1 Tahun 2 Bulan ...

Terdakwa OTT Pungli Pelabuhan Nunukan Divonis 1 Tahun 2 Bulan ...

KOMPAS.com/SUKOCO Samsul Bahri alias Haji Bahar bin Haji Kana (65) honorer PT Pelayaran Indonesia (Pelni) cabang Nunukan Kalimantan Utara, terdakwa kasus pemerasa…

Terdakwa OTT Pungli Pelabuhan Nunukan Divonis 1 Tahun 2 Bulan ...

Samsul Bahri alias Haji Bahar bin Haji Kana (65)  honorer PT Pelayaran Indonesia (Pelni) cabang Nunukan Kalimantan Utara, terdakwa  kasus pemerasan di Pelabuhan Tunontaka Nunukan. KOMPAS.com/SUKOCO Samsul Bahri alias Haji Bahar bin Haji Kana (65) honorer PT Pelayaran Indonesia (Pelni) cabang Nunukan Kalimantan Utara, terdakwa kasus pemerasan di Pelabuhan Tunontaka Nunukan.

NUNUKAN, KOMPAS.com â€" Samsul Bahri alias Haji Bahar (65) honorer PT Pelayaran Indonesia (Pelni) cabang Nunukan Kalimantan Utara, terdakwa kasus pemerasan di Pelabuhan Tunontaka Nunukan divonis 1 tahun 2 bulan penjara.

Majelis hakim yang dipimin Nasrulloh menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar ( pungli) sebesar Rp 9,4 juta di pelabuhan Tunontaka Nunukan.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan pidana pungli sebagaimana pasal dakwaan 368 KUHP," ujarnya, Kamis (21/12/2017).

Terdakwa yang tidak megajukan eksepsi tersebut langsung mengangguk dan menerima putusan dari Majelis Hakim. "Siap saya terima yang mulia," ujar Samsul Bahri.

(Baca juga : Pungli Kelebihan Bagasi, 2 Pegawai Pelni Kena OTT)

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa 1 tahun 8 bulan penjara.

Berita sebelumnya, Samsul Bahri alias Haji Bahar bin Haji Kana (65) warga Jalan Antasari Nunukan Timur terkena OTT Satgas Saber Pungli Kabupaten Nunukan, Minggu (12/3/2017), sekitar pukul 07.10 Wita di terminal barang Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Dal am OTT tersebut, selain mengamankan pelaku, tim saber pungli juga mengamankan uang senilai Rp 16 juta yang diduga sebagai uang over bagasi penumpang dan bokingan palka.

Hingga kini pengembangan kasus pungli di Pelabuhan Tunontaka Nunukan masih mandeg pada pelaku Samsul Bahri. Polisi belum menetapkan tersangka lain meski pernah menyatakan akan menetapkan 2 tersangka baru terkait kasus yang sama.

Kompas TV Operasi Tangkap Tangan di Jambi membuat pihak KPK kecewa, karena sebelumnya sudah memperingatkan pemerintah Jambi untuk serius dalam APBD.

Berita Terkait

Bukti Tak Lengkap, Polisi Lepas 2 Pegawai Pelni Diduga Pelaku Pungli Ke lebihan Bagasi

Awasi Maraknya Pungli di Pengadilan, MA Diminta Tak Tutup Diri

Marak Pungli di Pengadilan, Ombudsman Sebut MA Enggan Berbenah

Ditemukan Pungli Penerbitan SKCK, Polri Ancam Pidanakan Anggotanya

Terkini Lainnya

Melatih Generasi Milenial di Lhokseumawe untuk Berwirausaha

Melatih Generasi Milenial di Lhokseumawe untuk Berwirausaha

Regional 22/12/2017, 11:00 WIB Presiden Teken Perpres BPKH, Komisi VIII DPR Harap Pengelolaan Keuangan Haji Lebih Baik

Presiden Teken Perpres BPKH, Komisi VIII DPR Harap Pengelolaan Keuangan Haji Lebih Baik

Nasional 22/12/2017, 11:00 WIB Sopir Angkot: Kami Disuruh Muter, tetapi Transjakarta Masuk Tanah Abang, Gimana Ini?

Sopir Angkot: Kami Disuruh Muter, tetapi Transjakarta Masuk Tanah Abang, Gimana Ini?

Megapolitan 22/12/2017, 10:54 WIB Sejumlah Pengendara Bingung Ada Sistem Satu Arah di Kawasan Stasiun Sudirman

Sejumlah Pengendara Bingung Ada Sistem Satu Arah di Kawasan Stasiun Sudirman

Megapolitan 22/12/2017, 10:42 WIB Soal TGUPP, Anies Sebut Rekomendasi Kemendagri Boleh Tak Dijalankan

Soal TGUPP, Anies Sebut Rekomendasi Kemendagri Boleh Tak Dijalankan

Megapolitan 22/12/2017, 10:42 WIB Datangi Tanah Abang, Lulung Sebut Konsep Penataan Kali Ini adalah Jawaban dari Tantangan

Datangi Tanah Abang, Lulung Sebut Konsep Penataan Kali Ini adalah Jawaban dari Tantangan

Megapolitan 22/12/2017, 10:37 WIB Golkar Mau Usung Kembali Ridwan Kamil Asalkan Penuhi Syarat Ini

Golkar Mau Usung Kembali Rid wan Kamil Asalkan Penuhi Syarat Ini

Nasional 22/12/2017, 10:35 WIB Bujet Pertahanan Jepang di 2018 Pecahkan Rekor Tertinggi

Bujet Pertahanan Jepang di 2018 Pecahkan Rekor Tertinggi

Internasional 22/12/2017, 10:29 WIB Putra Setya Novanto Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus e-KTP

Putra Setya Novanto Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus e-KTP

Nasional 22/12/2017, 10:25 WIB PPP Merasa Diadu Domba dalam Pemilihan Pendamping Ridwan Kamil

PPP Merasa Diadu Domba dalam Pemilihan Pendamping Ridwan Kamil

Regional 22/12/2017, 10:23 WIB Anies Naik Kereta ke Tanah Abang dari Stasiun Kebayoran Pakai Kartu OK-Otrip

Anies Naik Kereta ke Tanah Abang dari Stasiun Kebayoran Pakai Kartu OK-Otrip

Megapolitan 22/12/2017, 10:10 WIB Golkar Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2018

Golkar Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2018

Nasional 22/12/2017, 10:10 WIB Warga: 'Ngaco' Nih, Jadi Jalan Jauh Mau Naik Angkot di Tanah Abang

Warga: "Ngaco" Nih, Jadi Jalan Jauh Mau Naik Angkot di Tanah Abang

Megapolitan 22/12/2017, 10:03 WIB Efek Brexit, Warna Paspor Inggris Bakal Berganti

Efek Brexit, Warna Paspor Inggris Bakal Berganti

Internasional 22/12/2017, 09:48 WIB Anies: Anggaran TGUPP di Periode Pak Jokowi, Ahok, Djarot Boleh, Kok Sekarang Enggak?

Anies: Anggaran TGUPP di Periode Pak Jokowi, Ahok, Djarot Boleh, Kok Sekarang Enggak?

Megapolitan 22/12/2017, 09:33 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 N unukan

No comments