Filipina Selatan Destinasi Favorit Teroris | Liputan 24 Kalimantan Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Filipina Selatan Destinasi Favorit Teroris

Posted by On 4:50 PM

Filipina Selatan Destinasi Favorit Teroris

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: RABU
10 JANUARI RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 11:22 Filipina Selatan Destinasi Favorit Teroris ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN â€" Reza Nurjamil terduga teroris yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 masih menjalani pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok Jawa Barat. Menurut pengamat Teroris Nasir Abbas, diamankannya Reza tidak menutup kemungkinan menyangkut aktivitas pengiriman teroris ke luar negeri terhenti.

Dijelaskan, peran Reza menjadi penyalur pengiriman oknum teroris ke luar negeri sangat dibutuhkan. Sebab, melalui jalur ilegal dengan mudah ke luar negeri. Apalagi, Nunukan berbatasan darat maupun laut dengan Malaysia dan Filipina.

“Walaupun petugas sudah mengamankan satu orang, tentunya aktivitas ini tidak akan berhenti begitu saja,” ujar Nasir Abbas, Senin (8/1).

Lebih lanjut dikatakan, Filipina merupakan destinasi favorit dikunjungi kelompok teroris. Sebab, di Filipina mereka dilengkapi dengan senjata. Tentunya kelompok teroris ini ingin mengimplementasikan ‘jihad’.

“Selatan Filipina tempat menarik bagi kelompok separatis. Kelompok teroris di Indonesia menjadi tujuan menarik ke sana, karena memiliki senjata,” tambah mantan pimpinan teroris Asia Tenggara ini.

Untuk itu, jalur ilegal menjadi tujuan utama kelompok teroris untuk memudahkan pergerakan mereka. Dengan cara merekrut orang lokal. Tak hanya itu, terkadang para kelompok teroris ini melalui jalur legal tujuan Malaysia kemudian masuk ke Filipina.

“Terkadang melalui jalur legal tetapi identitas dipalsukan. Masuk ke Malaysia namun tujuan utama ke Filipina,” tambahnya.

Senada yang dikatakan pakar dan penelitian teroris di Asia Tenggara, Sidney Jones. Daerah perbatasan khususnya Nunukan-Tawau-Filipina sudah lama menjadi jalur teroris. Sehingga, diamankannya Reza merupakan hal yang wajar.

“Sudah lama itu jadi jalur teroris. Mulai dari DI/NII pada tahun 90-an,” singkat penasihat se nior International Crisis Group (ICG) ini.

Upaya kerjasama antara Densus 88 dengan branch di Malaysia sudah berjalan baik. Hanya saja yang perlu dilakukan memberikan pelatihan kepada sejumlah petugas sehingga lebih waspada lagi terhadap kelompok teroris yang ingin ke Filipina melalui Malaysia.

“Harus dilakukan pelatihan kepada petugas Imigrasi Nunukan agar lebih waspada terhadap teroris yang ingin ke Sabah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dua Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu WN Malayisa tertangkap di Sandakan, Sabah, Malaysia lantaran diduga sebagai jaringan teroris Filipina Selatan. FA dan AL diamankan pasukan E-8 (Unit Khusus Anti Terorisme) Polis Diraja Malaysia (PDRM) pada 15 Juni lalu di Jalan 3, Sandakan, Sabah.

Keduanya berencana masuk ke Filipina melalui Sabah, Malaysia guna melakukan persiapan aksi terorisme. Saat ini kedua WNI telah menjadi proses sidang di Majelis Khusus Kota Kinabalu.

REMAJA JADI INCARAN PAHAM RADIKAL

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nunukan menilai usia remaja menjadi target kelompok teroris untuk merekrut sebagai anggota. Sehingga, upaya pencegahan terus upayakan agar para remaja tidak mudah dipengaruhi.

Itu dikatakan Kepala Kesbangpol Nunukan Suhadi S.Hut. Ia menjelaskan, langkah yang dilakukan pihaknya mengantisipasi paham radikal terhadap remaja dengan memberikan wawasan kebangsaan.

Dengan menyambangi sekolah diharapkan mampu menghindarkan remaja dari paham radikal. Kejadian diamankannya satu orang terduga teroris harus menjadi perhatian serius bagi masyarakat Nunukan. “Kita sudah mulai ke sekolah-sekolah. Karena, usia remaja ini memang mudah terpengaruh. Sehingga, selain pengawasan juga pemberian wawasan kepada remaja agar tidak mudah terpengaruh,” kata Suhadi, Senin (8/1).

Dengan memberikan wawasan kebangsaan kepada remaja dapat membuka pikiran para anak untuk menghargai perbedaan. Dengan keberagaman mampu meny atukan. Sehingga fanatik seorang remaja tidak berlebihan yang dapat berujung tindakan radikal.

“Utamanya tentang wawasan kebangsaan agar para remaja tidak mudah dikendalikan dan menghargai perbedaan,” tambahnya saat ditemui di kantornya.

Letak geografis Nunukan yang berbatasan dengan Malaysia dan Filipina meletakkan potensi ancaman yang serius. Sebab, banyaknya jalur ilegal yang digunakan pelaku teroris keluar masuk. Belum lagi, bagian Selatan Filipina merupakan tempat kelompok teroris.

Saat anak melanjutkan pendidikan di luar daerah jauh dari pengawasan orang tua. Dengan memberikan pemahaman dam memiliki dasar yang kuat tentunya tidak mudah dipengaruhi.

Lanjutnya, usia remaja masa persinggahan. Apalagi jika dipengaruhi faktor ekonomi membuat anak di usia remaja mudah terpengaruh. “Kalau sudah tidak ada pekerjaan, ditawari dengan cara mudah dengan janji-janji masuk surga bisa membuat cepat terpengaruh,” tambahnya.

Ia berharap agar para oran g tua untuk ikut mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus dengan paham radikal. “Peran orang tua juga sangat penting, turut mengawasi anak,” pungkasnya. (akz/lim)

loading...
BERITA TERKAIT
  • Kodim Ajak Masyarakat Proaktif
  • Antisipasi Teroris, Polres Razia Pendatang Baru
  • Telusuri Keberadaan Kawan Reza di Kaltara
  • Rajin Ibadah, Suka Video Sadis
  • < strong>Pedagang Kaus Kaki Diamankan Densus 88
  • Akan Ada Ancaman Teroris
  • Perbatasan ‘Sasaran Empuk’ Aksi Teror
  • Ancaman Teror saat Hari Kemerdekaan
  • Mako Polres Diserang Teroris
  • Satu Ponpes Dalam Pengawasan TNI

BACA JUGA

Selasa, 09 Januari 2018 11:28

Sobat Hanya Diusung 4 Parpol

TARAKAN â€" Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, secara resmi telah membuka pendaftaran bakal calon… Selasa, 09 Januari 2018 11:26

PKB Alihkan Dukungan

TARAKAN â€" Hari pertama pendaftaran bakal calon (balon) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota… Selasa, 09 Januari 2018 11:25

Penerbangan MAF-Perintis Dibahas Hari Ini

TARAKAN â€" Berdasarkan data yang dimiliki Bandara Juwata Taraka n, jumlah penumpang pesawat pada… Selasa, 09 Januari 2018 11:24

Pernah Diusir Keluarga Korban, Dikira Mewakili Tersangka

Sofyan Adi Nugroho sudah mengabdi selama 27 tahun di Jasa Raharja. Pahit dan manis dalam menjalani pekerjaanya… Selasa, 09 Januari 2018 11:12

Hanura Diisukan Pecah Dukungan

TARAKAN â€" Dukungan Partai Hanura yang mengarah pada pasangan H. Badrun dan Ince, memunculkan… Selasa, 09 Januari 2018 11:06

Tambah 53 SDM, Perketat Lapas

TARAKAN â€" Dipastikan tahun ini Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan akan mendapatkan… Selasa, 09 Januari 2018 11:04

Paslon Harus Punya Komitmen Kontrak Politik dengan RT

TARAKAN - Kesejahteraan rakyat merupakan tugas utama pemimpin. Karena itu, Sekretaris Forum Komunikasi… Selasa, 09 Januari 2018 09:27

Hari Kedua Pendaftaran, KPU Disesaki Rombongan Paslon Umi

TARAKAN - Hari kedua pendaftaran calon, Hj. Umi Suhartini beserta Mahrudin Mado tiba di KPU pukul 09.09… Senin, 08 Januari 2018 15:24

Sobat Menang, Semoga Lancar

TARAKAN - Sore ini, pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan H Sofian Raga-Sabar… Senin, 08 Januari 2018 15:22

The Little Las Vegas

TARAKAN â€" Usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materil Kitab Undang-Undang… 31 Januari, Serah Kunci Studio XXI Hanya Satu Armada Miliki Pintu Darurat Hari Ketiga Pencarian, Fikri Akhirnya Ditemukan Di Malinau Hanya Ada Tujuh Polsek 2018, Target Memampukan Aparatur Desa Sempat Disorot, Pengadaan Seragam Jalan Terus Jalur Ilegal Terbuka, WNA Masuk Tanpa Dokumen Polisi Pastikan Pengaruh Alkohol Pergantian Nakhoda Bukan Wewenang Syahbandar Utang Rp 68 Miliar Tunggu DBH
  • Optimistis Izin Express Air Klir Bulan Ini
  • KSOP Pertanyakan Pengawasan Speedboat Kecil
  • Tahun Ini, Taman Sabanar Lama Difungsikan
  • Jalur Sungai Selimau Tidak Layak Dilintasi Kapal Barang
  • Sobat Hanya Diusung 4 Parpol
  • PKB Alihkan Dukungan
  • Penerbangan MAF-Perintis Dibahas Hari Ini
  • Pernah Diusir Keluarga Korban, Dikira Mewakili Tersangka
  • Filipina Selatan Destinasi Favorit Teroris
  • Hanura Diisukan Pecah Dukungan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Fin d Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Nunukan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »