GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Hebat, Tingkat Pelanggaran Anggota Polres Nunukan Menurun

Hebat, Tingkat Pelanggaran Anggota Polres Nunukan Menurun

Hebat, Tingkat Pelanggaran Anggota Polres Nunukan Menurun “Kasusnya akan disidangkan tahun 2018 nanti. Ini merupakan bentuk pengawasan dan penegakan terhadap anggota Po…

Hebat, Tingkat Pelanggaran Anggota Polres Nunukan Menurun

Hebat, Tingkat Pelanggaran Anggota Polres Nunukan Menurun

“Kasusnya akan disidangkan tahun 2018 nanti. Ini merupakan bentuk pengawasan dan penegakan terhadap anggota Polri,"

Hebat, Tingkat Pelanggaran Anggota Polres Nunukan MenurunTribun Kaltim/Niko RuruDisaksikan sejumlah tersangka, Kapolres Nunukan AKBP Jepry Yuniardi bersama perwakilan sejumlah instansi, Rabu (22/11/2017) di Mapolres Nunukan memusnahkan barang bukti sabu seberat 1,3 kilogram.

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Dibandingkan tahun 2016, tingkat pelanggaran yang dilakukan anggota Polres Nunukan menurun pada tahun 2017.

Kapolres Nunukan, AKBP.Jefri Yuniar di SIK mengungkapkan, pada 2016 tercatat ada 23 kasus pelanggaran yang dilakukan anggota Polres Nunukan.

“Tahun 2017 turun menjadi 19 kasus,” ujarnya.

Baca: Uang Transportasi Guru PAUD tak Cair, Kadisdikbud Malah sebut Begini

Dari 19 kasus anggota Polres Nunukan yang melakukan pelanggaran, 15 orang dipastikan melakukan pelanggaran kode etik.

“13 telah menerima sanksi sementara 2 lainnya masih belum disidang,” ujarnya.

Seorang anggota Polres Nunukan harus menjalani sidang tindak pidana. “Kasusnya akan disidangkan tahun 2018 nanti. Ini merupakan bentuk pengawasan dan penegakan terhadap anggota Polri," katanya.

Pada 2017, seorang anggota Polres Nunukan dipecat karena melanggar kode etik dan disiplin.

Baca: Negoisasi Kontrak Berjalan Alot, Borneo FC Terancam Kehilangan Bomber Andalannya

"Ada satu yang dipecat dengan status pemberhentian dengan tidak hormat,” katanya.

S atu orang yang dipecat tersebut merupakan anggota Polri dari tingkat Bintara.

"PDTH tahun 2016 ada 1 orang, tahun 2017 ada 2. Cuma yang satu kepnya belum turun,"katanya lagi.

1 anggota yang telah dipecat ini dinyatakan bersalah melakukan desersi. Sedangkan satu kasus lainnya, terkait dengan perzinahan.

Penulis: Niko Ruru Editor: Januar Alamijaya Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di 7 Tahun Pacaran, Pasangan Ini Dipisahkan Maut 2 Minggu Jelang Ijab Kabul, Rokok Jadi Penyebabnya Sumber: Google News | Liputan 24 Nunukan

No comments