GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

KNKT Butuh Waktu Dua Bulan, Dugaan Sementara karena Kayu

KNKT Butuh Waktu Dua Bulan, Dugaan Sementara karena Kayu

PROKAL.co PROKAL NEWS PRO KALTIM KALTIM POSTBALIKPAPAN POSSAMARINDA POSBONTANG POSTBERAU POST PRO KALTARA RADAR TARAKANBULUNGAN POSTKA…

KNKT Butuh Waktu Dua Bulan, Dugaan Sementara karena Kayu

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SABTU
06 JANUARI UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 05 Januari 2018 13:45 KNKT Butuh Waktu Dua Bulan, Dugaan Sementara karena Kayu MASIH DISELIDIKI: Dugaan sementara penyebab terbaliknya speedboat Anugrah Express di Sungai Kayan, Senin (1/1), karena menghantam kayu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR â€" Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turun tangan menyelidiki penyebab terbaliknya speedboat Anugrah Express di Sungai Kayan, Bulungan, Senin (1/1) lalu.

Informasi yang diperoleh Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dari tim KNKT yang telah berada di Tanjung Selor, untuk sementara penyebab terbaliknya speedboat nahas itu karena menabrak kayu. Namun, lanjut Irianto, KNKT akan menyelidiki lebih jauh, karena kejadian itu merenggut banyak korban jiwa. Data media ini, korban meninggal sebanyak 9 penumpang.

“Penyebab (banyak penumpang meninggal, Red) itu yang akan diselidiki,” ujarnya ketika ditemui wartawan, Kamis (4/1).

Pada pertemuan dengan KNKT, lanjutnya, juga ada beberapa langkah solusi yang akan dilakukan dari hasil evaluasi atau penyelidikan yang dilakukan KNKT, serta u sulan dari pemerintah provinsi.

Di antaranya, kata Irianto, untuk jangka panjang mengusulkan perlunya pembangunan pelabuhan speedboat yang layak demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi air di setiap kabupaten, sekaligus untuk penataan perbaikan manajemen.

Untuk pembangunan pelabuhan speedboat ini, menurutnya, jika memungkinkan dengan APBD provinsi, akan dilakukan dengan APBD provinsi. Namun jika tidak, akan meminta bantuan dari APBN.

“Kalau sisi armadanya perlu sertifikasi dari pihak berwenang seperti untuk pabrik pembuatan speedboat,” ujarnya.

Namun untuk penggantian armada sesuai standar nantinya, dia menegaskan tidak bisa dilakukan secara serentak dan segera. Karena dirinya juga melihat kemampuan pemilik speedboat untuk mengganti ke armada yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna. Dia juga mengatakan, yang perlu juga dilakukan perbaikan yaitu tata kelola transportasi air.

“Tapi pihak KNKT juga sudah mengumpulkan pemangku kepentingan, termasuk pemilik speedboat. Semua kooperatif. Bahkan nanti ada semacam gerakan Jumat bersih untuk membersihkan sungai. Tidak hanya di Bulungan, tapi se-Kaltara,” tuturnya.

Selain itu, Irianto juga menyebutkan akan ada pengadaan pelampung khusus anak-anak, pengecekan pelampung apakah layak atau tidak, serta akan dilakukan pelatihan bagi motoris dan ABK.

“Nanti kami undang pihak yang berwenang untuk memberi bimbingan teknis tentang peraturan keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, paling penting pihaknya bisa membuat rekomendasi dari beberapa hal yang ditemukan di lapangan. Baik yang menyangkut kondisi berbahaya maupun penyebab kecelakaan.

“Kami butuh dua bulan untuk menyelesaikan laporan. Sekaligus untuk laporan kecelakaan speedboat yang pernah terjadi di Tarakan, tahun lalu,” ujarnya.

Untuk laporan kecelakaan speedboat di Tarakan, diakuinya, prosesnya sudah final report. Sehi ngga, ada kemungkinan laporan ini akan bersamaan disampaikan. Sebenarnya, kata dia, dalam menyelesaikan laporan terkait kecelakaan speedboat membutuhkan waktu setahun.

Akan tetapi, untuk kejadian di Kaltara ini pihaknya berusaha bisa menyelesaikan secepatnya agar bisa diketahui penyebabnya. Ada beberapa hal yang disampaikan terkait investigasi bahwa perlunya life jacket khusus anak-anak, speedboat harus memiliki pintu darurat dan radio dapat difungsikan kembali.

“Bagi speedboat yang tak memiliki pintu darurat agar membuat secepatnya,” ujarnya.

Sedangkan radio, kata dia, berfungsi untuk melakukan komunikasi saat sudah meninggalkan pelabuhan maupun untuk memberitahukan cuaca selama perjalanan. “Setidaknya setiap setengah jam motoris dapat menyampaikan laporan terkait kondisi terkini selama perjalanan. Baik itu soal cuaca maupun kondisi sungai, seperti tidak adanya batang hanyut yang dapat membahayakan perjalanan,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya aka n bertemu dengan pembuat speedboat. Soal layak atau tidak penggunaan bahan fiber glass, menurut dia, setiap armada memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Termasuk menyangkut bahan pembuatan speedboat.

Terlepas tragedi terbaliknya speedboat Anugrah Express, tragedi serupa yang terjadi 26 Juli 2017 di perairan Tarakan, sampai saat ini msih dalam proses pemeriksaan KNKT. Menurut investigator pelayaran KNKT, Bambang Safari Alwi, prosesnya saat ini sudah tahap penyelesaian. Namun, ia belum bisa membuka ke media hasil investigasi sementara.

“Saat ini kami belum bisa menyampaikan rekomendasinya. Karena terlebih dahulu kami akan mengirim ke instansi-instansi terkait untuk dimintai tanggapan. Jika dalam hasil tanggapan mereka menyetujui. Baru bisa kami rilis hasilnya,” ujar Bambang.

Sebelum dipublikasikan, pihaknya terlebih dahulu akan meminta juga tanggapan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Setelah rekomendasi dan tanggapan mereka selesai, barulah KNKT mengeluarkan rekomendasi laporan finalnya. Selanjutnya, dimasukkan ke sistem agar dapat dilihat masyarakat umum.

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan KNKT bersifat ilmiah hingga sedetail-detailnya. Bahkan, sampai ke desain kapal. Dengan didukung laporan masyarakat seperti saksi, nakhoda dan lain-lain. Karena KNKT sendiri memiliki tim ahli dalam hal arsitek kapal.

“Di KNKT itu lengkap. Namun, memang untuk melakukan pemeriksaan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bisa tiga bulan hingga satu tahun lamanya,” ucapnya. (uno/mrs/fen2)

BERITA TERKAIT
  • Polisi Tunggu Saksi Ahli
  • Jenazah Fikri Ditemukan di Salangketo
  • Sempat Berkumpul, Sang Ayah Sampaikan Pesan untuk Direlakan
  • Korban Hilang Belum Ditemukan, Motoris Masih Berstatus Saksi
  • Dua Bocah Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
  • Data Penumpang Tak Sinkron
  • KSOP dan KNKT Lakukan Investigasi
  • Sempat Punya Firasat, Ingat Pesan Terakhir Sang Ayah
  • Hilang setelah Capai Berenang
  • Keluarga Korban Terima Santunan

BACA JUGA

Jumat, 05 Januari 2018 13:33

Kadin Sarankan 30 Persen untuk Infrastruktur

TANJUNG SELOR â€" Pembangunan infrastruktur me rupakan salah satu atensi Pemprov Kalimantan Utara.… Kamis, 04 Januari 2018 13:37

Gandeng Investor Bangun Jembatan Bulan

TARAKAN - Terbaliknya speedboat Anugrah Express di Sungai Kayan, Bulungan pada Senin (1/1) pagi, dan… Selasa, 02 Januari 2018 12:30

Wagub Nyaris Jadi Korban Speedboat Tenggelam

TRAGEDI terbaliknya speedboat Anugrah Express di Sungai Kayan, Senin (1/12) pagi, menjadi kisah tersendiri… Selasa, 02 Januari 2018 12:28

Gubernur Minta Penyebab Ditelusuri

TERBALIKNYA speedboat Anugrah Express mengundang keprihatinan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie.… Selasa, 02 Januari 2018 12:26

Dikenal Saleh, Pernah Bilang: †œBunda, Aku Ini Pilihan Tuhan”

Kepergian Muhammad Yusuf Al Habsyi untuk selama-lamanya, sempat memberikan tanda-tanda bagi keluarganya,… Selasa, 02 Januari 2018 12:23

Duka Awal Tahun, Delapan Penumpang Anugrah Express Meninggal

TANJUNG SELOR â€" Awal 2018 menjadi sejarah memilukan bagi warga Bulungan, Kalimantan Utara. K eceriaan… Selasa, 02 Januari 2018 12:21

Dishub Akan Evaluasi Standar Speedboat

TRAGEDI terbaliknya speedboat Anugrah Ekspres, kemarin (1/1), menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah… Senin, 01 Januari 2018 13:14

Anak sebagai Pelaku Kejahatan Meningkat

TANJUNG SELOR â€" Anak yang berurusan dengan hukum karena melakukan aksi kejahatan cukup meningkat… Senin, 01 Januari 2018 13:09

Pusat Beri Sinyal soal DOB

TANJUNG SELOR â€" Keinginan masyarakat Kalimantan Utara agar pemerintah pusat memberi pengecualian… Senin, 01 Januari 2018 11:08 BREAKING NEWS

INNALILLAHI, Ini Nama 6 Korban Speed Boat Terbalik di Bulungan

TANJUNG SELOR - Awal tahun diwarnai duka. Speedboat Anugerah Express dari Tanjung Selor tujuan… Keluarga Korban Terima Santunan Wagub Nyaris Jadi Korban Speedboat Tenggelam INNALILLAHI, Ini Nama 6 Korban Speed Boat Terbalik di Bulungan SB Rejeki Baru Jadi Sejarah Kelam Korban Hilang Belum Ditemukan, Motoris Masih Berstatus Saksi Fokus ke Peredaran Narkoba Pusat Beri Sinyal soal DOB KSOP dan KNKT Lakukan Investigasi Sah Jelang Tutup Tahun, APBD Kaltara Rp 3,06 T Gubernur Minta Penyebab Ditelusuri
  • KNKT Butuh Waktu Dua Bulan, Dugaan Sementara karena Kayu
  • Sudah Siapkan Nama Plt Sekprov
  • Harga Rumput Laut Kembali Anjlok
  • BBNKB Tak Capai Target
  • Banyak PNS Tak Patuh Berkendara
  • Kadin Sarankan 30 Persen untuk Infrastruktur
  • Pengama nan Pilkada Dikucur Rp 2 M
  • Karantina Selidiki Pengadaan Sapi
  • Efisiensi, Perjalanan Dinas Dipangkas
  • Polisi Tunggu Saksi Ahli
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Tanjung Selor

No comments