GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Siapkan Ahli Soroti Desain Speedboat

Siapkan Ahli Soroti Desain Speedboat

PROKAL.co PROKAL NEWS PRO KALTIM KALTIM POSTBALIKPAPAN POSSAMARINDA POSBONTANG POSTBERAU POST PRO KALTARA RADAR TARAKANBULUNGAN POSTKALTARA POS PRO…

Siapkan Ahli Soroti Desain Speedboat

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: JUMAT
05 JANUARI RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 04 Januari 2018 13:20 Siapkan Ahli Soroti Desain Speedboat

Lakukan Simulai Penyimpanan Barang di Atas

DESAIN AMAN: Tim KNKT akan bergerak menyoroti desain Speedboat Anugrah Express, sekaligus mencari solusi untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa. Tampak desain Speedboat Assa mili k Pertamina EP Asset 5 Bunyu Field yang sudah sesuai standar, yang bisa dijadikan percontohan speedboat reguler. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN â€" Insiden terbaliknya speedboat Anugrah Express menjadi kasus kedua kecelakaan laut (lakalaut). Sekaligus menambah catatan hitam bagi trasnportasi laut di Bumi Benuanta. Total 18 penumpang meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Hingga kini publik bertanya-tanya, apa yang menyebabkan transportasi nomor satu yang kerap kali digunakan warga Kaltara ini, mengalami insiden. Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, desain kedua speedboat (Rejeki Baru Kharisma dan Anugrah Express) tersebut sangat mirip.

Hal tersebut juga y ang masih saat ini diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), yang kemarin tiba di Bandara Juwata Tarakan, sebelum menuju Tanjung Selor.

Investigator Pelayaran KNKT Bambang Safari Alwi turut berbelasungkawa atas insiden yang menimpa provinsi termuda ini. Untuk itu mereka berjanji akan melakukan penyidikan, agar bisa menemukan pangkal penyebab kecelakaan ini.

Dengan begitu, tim investigasi yang sudah dibentuk, langsung melakukan pemeriksaan dengan mengumpulkan semua laporan keterangan saksi, baik terhadap penumpang yang selamat, saksi, nakhoda hingga UPT yang memberikan izin berlayar.

“KNKT tidak mencari tahu siapa yang bersalah. Siapa yang harus bertanggung jawab dan siapa yang harus mengganti kerugian atas insiden ini. Tapi, KNKT mencari apa penyebab terjadinya kecelakaan itu. Dan kita akan lakukan perbaikan, sehingga tidak ada lagi kejadian yang sama terulang. Itu tujuan kami,” ungkap.

Bahkan, untuk mengetahui penyebab pasti k ecelakaan speedboat tersebut,tim investigasi dari KNKT juga akan melakukan simulasi terhadap speedboat di mana barang-barang penumpang akan disimpan di atas speedboat.

Untuk mengetahui seberapa efektif pelayanan speedboat, saat melayani penumpang selama ini. Apakah barang yang ditaruh di atas kapal aman atau memang harus diturunkan di bawah. Tak hanya itu, konstruksi bentuk desain speedboat juga akan menjadi salah satu pemeriksaan intens, yang akan dilakukan seperti apa yang menjadi pertanyaan warga saat ini.

“Kami akan periksa semuanya. Mulai dari administrasinya, apakah valid atau seperti apa, hingga mencari tahu bagaimana konstruksi kapal itu dibangun. Apakah itu sudah sesuai dengan aturan yang ada atau belum. Jika diperiksa ternyata tidak sesuai maka kita akan catat,” bebernya.

Lebih lanjut Bambang, adapun soal kesamaan antaraspeedboat Anugerah Express dan Speedboat SB Rejeki Baru, yang diang gap memiliki kesamaan dalam body kapal. Ia menanggapi bahwa hal tersebut masih akan dilakukan investigasi. “Kita mengharapkan laporan dari masyarakat dan itu akan kami masukan sebagai bahan analisa kami,” jelasnya.

Menyoal desain kapal, Bambang menjelaskan semuanya akan diinvestigasi oleh tim profesional yang dimiliki KNKT. Tim tersebut akan bergerak menyoroti lebih detail tentang arsitek kapal. “Kalau sudah selesai maka kami akan keluarkan rekomendasi yang pas, untuk bagaimana bisa mencegah tidak terjadinya kecelakaan serupa,” ujarnya.

Adapun masa investigasi yang dilakukan, kata Bambang, membutuhkan waktu paling cepat tiga bulan dan paling lama satu tahun sebagai mana sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) terkait.

“Laporan KNKT harus ilmiah yang memerlukan pengkajian. Kami juga harus mengirim untuk meminta tanggapan instansi terkait,” katanya lagi.

“Tapi kami belum bisa katakan apakah speedboat yang terbalik ini layak atau tidak. Karena, KNKT belum melakukan invetigasi sampai sana. Tapi setelah mengumpulkan data kami harus melihat poroses pembuatannya speedboat serupa terlebih dulu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KSOP kelas III Tarakan Letkol Marinir Abdul Rahman melalui kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Syaharuddin menjelaskan dua pemeriksa dari tim Investigasi KNKT sudah tiba. Dan langsung menuju ke Tanjung Selor untuk segera melakukan pemeriksaan.

“Pukul 11.00 Wita, ketua KNKT dari Makassar sudah tiba dan berangkat pukul 14.00 Wita ke Tanjung Selor. Selanjutnya kami dari KSOP bertugas melakukan pemeriksaan terhadap profesi nakhoda dan juga ikut mengawal langsung bersama KNKT,” kata Syaharuddin.

KSOP Tarakan juga sudah memikirkan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan untuk bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi dengan belajar dari kejadian tersebut. Walaupun sebelumnya mereka sudah melakukan upaya-upaya untuk sej ak kejadian terbaliknya speedboat Rejeki Baru Kharisma.

“Kami harus lebih intens dan cekatan lagi untuk mengatasi masalah ini, sehingga kami sangat berharap tidak terjadi lagi. Kami hanya bisa berusaha sekuat kami,” pungkasnya.

PELAYANAN TRASPORTASI LAUT DIEVALUASI

Kondisi perairan di Kaltara memang tidak hanya persoalan cuaca saja. Tetapi juga kendala-kendala seperti banyaknya batang pohon bisa mengakibatkan lakalaut.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang nakhoda speedboat reguler, Pansi (40) bahwa selama dia melayani penumpang, nakhoda memang harus berhati-hati agar tidak menabrak batang pohon yang bertebaran di sungai. Terutama apalagi saat gelombang besar, bisa saja menunda keberangkatan. Diakuinya memang rute Tanjung Selor ke Tarakan maupun sebaliknya, banyak batang pohon di perairan.

“Tidak bisa juga dipaksakan kalau faktor alam,” tuturnya kepada Radar Tarakan saat ditemui, Rabu (3/1).

Lebih lanjut P ansi menjelaskan, melebihi kapasitas penumpang juga memengaruhi keamanan speedboat. Saat disinggung jika ada penumpang yang tidak mendapatkan tiket, ia mengatakan bila hanya satu atau dua penumpang masih bisa ditampung jika memungkinkan.

“Kan ada spasinya, seperti kapasitas 47 penumpang masih ada longgar jadi masih bisa duduk,” jelasnya.

Tak hanya itu, barang bawaan penumpang turut dipertimbangkan nakhoda. Sebab beban berat pada bagian atas speedboat, juga memengaruhi keselamatan. Petugas juga sudah mengantisipasi saat melihat barang bawaan penumpang berlebihan, maka akan dilaporkan ke juragan. “Kalau sudah kebanyakan pasti ditolak, tidak bisa juga melebihi,” katanya.

Perawatan speedboat juga sering dikontrol yang dilakukan satu tahun sekali atau dock tahunan. Per enam bulan anak buah kapal (ABK) melakukan pengecekan body speedboat. “Kalau tidak layak, kami juga tidak bisa jalan. M esinnya diperiksa, tidak berani juga kalau mau dipaksakan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kaltara (Kaltara), Taupan Madjid mengatakan, berdasarkan arahan Gubernur Kaltara yang menganjurkan pengawasan lebih diperketat. Sementara ini otoritasnya masih di kabupaten/kota dan terus dibenahi ke depannya.

Insiden speedboat terbalik ini sudah kedua kalinya di perairan Kaltara jelas menjadi catatan penting bagi masyarakat Kaltara. Tidak hanya kewenangan pemerintah saja, melainkan semua unsur baik dari pengusaha speedboat maupun penumpang itu sendiri.

Musibah justru dievaluasi apa yang menjadi penyebabnya. Taupan mengatakan, ini harus ditinjau ulang mengenai pintu darurat dan barang bawaan penumpang.

“Pembenahan ini harus semuanya, kita perlu peran dari pengusaha juga, imbauan pemerintah harus ditaati. Masyarakat juga bisa mengerti, harus sabar kalau sudah penuh jangan dipaksa,” tutur Taupan.

Dalam hal ini petugas juga harus tegas, semua unsur harus ikut membenahi, mulai dari kedisiplinan masyarakat. “Petugas KSOP sudah mengecek sesuai manifes, ternyata singgah di perjalanan masih ambil penumpang lagi. Tidak ada lagi isitilah sistem keluarga,” tegasnya.

Bahkan orang yang tidak berangkat maupun kendaraan penumpang tidak diperbolehkan masuk ke dalam dermaga.“Kementerian datang evaluasi kondisi kita, sarana dan prasarana kita benahi semuanya,” tambahnya.

Mengenai pemasangan nomor kursi di speedboat memang sudah dianjurkan, namun sejauh ini baru di Nunukan yang menerapkan. Ke depannya juga akan diimbau kepada masing-masing kabupaten/kota agar mengikuti pola di Nunukan. “Kan sudah ada yang melaksanakan, nanti yang lainnya bisa contohi,” harapnya. (eru/*/one/nri)

loading...
BERITA TERKAIT
  • Bulan Ini, Berencana Merayakan Ulang Tahun di Pantai Amal
  • Jasad Fikri Ditemukan Warga Salang Keto
  • Pasca Insiden, Jumlah Penumpang Turun
  • Sempat Cerita Kangen dengan Nenek
  • Hanya Satu Armada Miliki Pintu Darurat
  • Penumpang Turun 50 Persen
  • Petaka di Tangan Motoris Serep
  • Desain Speedboat Belum Aman
  • Speedboat Reguler Wajib Pasang Nomor Kursi
  • Keberangkatan Dominasi Penumpang Speedboat

BACA JUGA

Kamis, 04 Januari 2018 13:17 Pedagang Kaus Kaki Diamankan Densus 88 NUNUKAN - Seorang terduga teroris bernama Reza Nurjamil (26) yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat,… Kamis, 04 Januari 2018 13:15

Banjir ROB ‘Hantui’ Warga Pesisir

TARAKAN â€" Fenomena supermoon terjadi awal tahun 2018. Berdampak dengan meningkatnya pasang air… Kamis, 04 Januari 2018 13:10

Kontraktor Tagih Rp 5 M ke BPKAD

TARAKAN â€" Pembayaran utang terhadap kontraktor dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah… Kamis, 04 Januari 2018 13:06

Pengerjaan Jalan Jenderal Sudirman ‘Menelan’ Rp 40 M

TARAKAN - Perbaikan jalan dibeberapa wilayah di Tarakan terus dilakukan Pemkot Tarakan. Pengerjaan ini… Kamis, 04 Januari 2018 13:04

Yang Bagus Tersisa 60 Sentimeter

TARAKAN â€" Pemeliharaan infrastruktur jalan di Tarakan saat ini memang sedang gencar dilakukan… Kamis, 04 Januari 2018 13:02

Jalan Baru Tak Kunjung Disemenisasi

TARAKAN â€" Akses jalan selalu saja dipermasalahkan masyarakat, apalagi jalan ya ng belum disemenisasi… Kamis, 04 Januari 2018 12:56

Dapati Sabu di Dalam Dubur

NUNUKAN â€" Seorang kurir narkotika golongan satu jenis sabu gagal menyelundupkan barang haram bawaannya… Kamis, 04 Januari 2018 12:54

Polisi Pastikan Pengaruh Alkohol

NUNUKAN â€" Polisi akhirnya membeberkan penyebab aksi yang dilakukan pelaku penikaman yang terjadi… Rabu, 03 Januari 2018 23:15

Ahmad Sering Menanyakan Tentang Surga ke Keluarga

Menghabiskan waktu liburan di Tanjung Selor, ternyata merupakan hari-hari terakhir Muhammad Yusuf Al… Rabu, 03 Januari 2018 23:08

Rem Mendadak, Tiga Mobil Saling Tabrak

TARAKAN â€" Tabrakan terjadi di kawasan bundaran Gita Jalatama kemarin (2/1) yang sempat menyebabkan… Bupati Pantau Proyek, 2018 Diharapkan Selesai Penempatan Lokasi Masih Menunggu Gubernur Kecelakaan Meningkat, Korban Meninggal Dunia Bertambah Satu CPNS Tak Lengkapi Berkas Speedboat Reguler Wajib Pasang Nomor Kursi Pemilik Kapal Harus Mengganti Rp 1,3 M Puluhan Miliar ADD Belum Dicairkan Membangun Tidak Bisa Dilakukan Sendiri Simulasi Kursi Pileg 2019 Dalam Islam, Tidak Ada Perayaan Tahun Baru
  • Utang Rp 68 Miliar Tunggu DBH
  • ASN Kurang, Honorer Tak Jadi Dirumahkan
  • Gaji Bupati dan Anggota DPRD Diblokir
  • Pelayanan Publik Terancam Tak Berjalan
  • ASN Kurang, Honorer Tak Jadi Dirumahkan
  • Gaji Bupati dan Anggota DPRD Diblokir
  • Siapkan Ahli Soroti Desain Speedboat
  • Pedagang Kaus Kaki Diamankan Densus 88
  • Banjir ROB ‘Hantui’ Warga Pesisir
  • Bulan Ini, Berencana Merayakan Ulang Tahun di Pantai Amal
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Tanjung Selor

No comments