Kapal Rute Nunukan-Surabaya Merugi | Liputan 24 Kalimantan Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kapal Rute Nunukan-Surabaya Merugi

Posted by On 1:10 PM

Kapal Rute Nunukan-Surabaya Merugi

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: RABU
07 MARET RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 Maret 2018 11:07 Kapal Rute Nunukan-Surabaya Merugi

Belum Ada Pengusaha yang Memanfaatkan

TAK DIMANFAATKAN: KM Egon yang telah masuk ke Nunukan sejak akhir 2017 lalu belum mendapat respons baik oleh pengusaha bahkan masih minim yang menggunakan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN â€" Kapal Motor (KM) Egon yang berlayar dari Nunukan ke Surabaya belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pengusaha di Nunukan. Dengan biaya operasional yang tinggi dan tidak seimbang dengan pemasukan, diduga kapal jenis Roll On Roll Off (Ro-Ro) itu merugi.

Kepala PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan, Musli mengatakan, untuk KM Egon dapat mengangkut penumpang sebanyak 520 orang. Serta dapat mengangkut barang dan kendaraan, namun hingga saat ini belum dapat dimaksimalkan.

“Penumpang terkadang yang menggunakan KM Egon 100 hingga 200 orang saja,” kata Musli kepada media ini.

Dengan minimnya masyarakat yang memanf aatkan KM Egon ini, sudah tentu akan dievaluasi setiap enam bulan sekali. Untuk diketahui hingga kini KM Egon baru beroperasi di Nunukan sekitar 4 bulan.

Lebih lanjut Musli menjelaskan, KM Egon yang masuk ke Nunukan tentu membutuhkan biaya operasional. Jika belum dimanfaatkan tentu tidak akan ada pemasukan ke PT Pelni. Bahkan, KM Egon berkali-kali disampaikan ke pemerintah maupun masyarakat untuk memanfaatkan kapal tersebut.

Untuk biaya KM Egon sendiri, ketika pengguna merasa kesulitan. Ia menawarkan untuk dikomunikasikan agar dapat diberikan keringanan. Jika tanpa komunikasi, tentu sulit diketahui kendalanya di masyarakat maupun pengusaha untuk bisa menggunakan KM Egon.

“Semua dapat diangkut menggunakan KM Egon, bahkan sembako dapat didatangkan dari Surabaya,” ujarnya.

Saat ini tiga kapal dari PT Pelni yang telah masuk ke Nunukan, bahkan KM Egon masuk karena permintaan dari pemerintah daerah. Seharusnya dapat segera memanfaatkan jasa transportasi lau t tersebut. Jika terkendala harga, segera disampaikan dan dilanjutkan ke PT Pelni pusat.

“Semoga saja ada upaya masyarakat untuk memanfaatkan KM Egon ini, jika ada permintaan segera kami sampaikan ke PT Pelni pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan, Ir Jabbar mengatakan, untuk perdagangan di Nunukan para pengusaha masih banyak memilih dan mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Sehingga kapal pengangkut barang dalam negeri belum dimaksimalkan.

“Untuk sembako saat ini yang sering diambil pengusaha dari Tawau, Malaysia adalah gula dan minyak goreng,” kata Jabbar.

Menurutnya, jika KM Egon belum dimanfaatkan, ke depan perlu dilihat para pengusaha apakah tetap tidak memanfaatkan kapal tol laut jika telah masuk. Karena jika sembako diambil dari Surabaya, menggunakan kapal tol laut tentu harga barang dapat bersaing dengan barang dari Malaysia.

“Untuk harga tidak jauh berbeda sebenarnya, sembako luar negeri da n dalam negeri. Namun harus dipahami lidah masyarakat di Nunukan lebih enak merasa barang dari Malaysia,” tambahnya. (nal/nri)

loading...
BERITA TERKAIT
  • Rute Nunukan-Surabaya Segera Dibuka
  • Tiket Pelni Tinggal Harga Teratas
  • Harga Tiket Tidak Naik, Kapal Masih Sepi Penumpang
  • Kunjungan Pemkab ke MPT Sia-Sia?
  • Sikap Pemilik dan Mitra Kapal Dinilai Tak Konsisten
  • Ratusan Karyawan PT KHL Minta Solusi ke DPRD
  • Agen Kapal Swasta Protes dengan Jadwal Kapal Pelni
  • Jelang Natal, Pelni Tambah Frekuensi Pelayaran

BACA JUGA

Selasa, 06 Maret 2018 12:18

Selamat karena Memegang Gabus

NUNUKAN â€" Salah satu Kapal Motor (KM) pengangkut kelapa sawit dari Kecamatan Sebuku, karam di… Selasa, 06 Maret 2018 11:53

Masih Kekurangan Tenaga Pendidik

NUNUKAN â€" Pasca dilakukan uji kompetensi guru Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan… Selasa, 06 Maret 2018 11:52

Warga Digusur, Pemerintah Harus Ganti Rugi

NUNUKAN â€"Surat pengumuman dari Kelurahan Nunukan Barat yang dikeluarkan pada 21 Februari lalu,… Selasa, 06 Maret 2018 11:50

Dinyatakan Lolos, Bidik Kursi Bupati 2021

Setelah meng ajukan gugatan akhirnya Partai Bulan Bintang (PBB) dinyatakan lolos sebagai Partai Politik… Selasa, 06 Maret 2018 11:18

Dua Bulan Kajian, Belum Melapor ke KY

NUNUKAN â€" Sudah dua bulan dari waktu yang direncanakan, Tim Kuasa Hukum Bupati Nunukan Hj. Asmin… Selasa, 06 Maret 2018 11:05

Tidak Ada Keistimewaan Partai Koalisi

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) membeberkan hubungan mereka dengan pemerintah saat ini… Selasa, 06 Maret 2018 10:36

Di Kinabalu, Hanya SMA Ikuti UNBK

NUNUKAN â€"Upaya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi melaksanakan Ujian… Selasa, 06 Maret 2018 10:08

Fokus Kurangi Lakalantas

NUNUKAN â€" Operasi Keselamatan Mahakam yang digelar sejak Ka mis (1/3) lalu fokus mengatasi, pelanggaran… Selasa, 06 Maret 2018 10:02

Akibat Narkoba, Nunukan Jadi Perhatian Nasional

NUNUKAN â€" Banyaknya pengungkapan pengedaran narkoba berskala besar, membuat Bumi Penikidi Debaya… Sabtu, 03 Maret 2018 11:24

Masih Terkendala Tempat Sampah

NUNUKAN â€" Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan tetap menargetkan untuk mendapatkan Penghargaan… Bangunan Ini Mangkrak, Proposal Sudah ke Mana-Mana Segera Dibangun, 516 Tower Kaltim-Kaltara TUNGGU AJA..!! Hukuman Mati Bang Toyib Belum Terjadwal Ratusan Penumpang ‘Terbang’ Setiap Harinya Power Mesin PLTMG Mulai Menurun Sukses di Kutim, Berakhir di Sebatik Jangan Ada Keributan saat Pembagian Lapak Harga BBM Jadi Fokus Pembahasan MTQ Direncanakan Digelar Bulan Depan Aparat Desa Harus Patuhi Hukum
  • Hanya Disanksi Ringan
  • Telur Aneh, Padat dan Tidak Bau
  • Rela Kehilangan Pekerjaan Mengejar Pemusatan Latihan
  • Curi Hasil Laut Berton-ton
  • Mesin Nelayan Akan Diganti
  • Selamat karena Memegang Gabus
  • Masih Kurang 12.000 Sambungan
  • Sebulan, Tiga Gang Disemenisasi
  • Kemen-PUPR Belum Terbitkan Izin Konstruksi
  • PNS Masih Pakai LPG Subsidi
Site map
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Nunukan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »