GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Masih Ada 5 Persen Masyarakat Kaltara Belum Punya Dokumen ...

Masih Ada 5 Persen Masyarakat Kaltara Belum Punya Dokumen ...

Masih Ada 5 Persen Masyarakat Kaltara Belum Punya Dokumen Kependudukan Disdukcapil Kalimantan Utara berusaha menjamah layanan kependudukan masyarakat perbatasan di Ka…

Masih Ada 5 Persen Masyarakat Kaltara Belum Punya Dokumen ...

Masih Ada 5 Persen Masyarakat Kaltara Belum Punya Dokumen Kependudukan

Disdukcapil Kalimantan Utara berusaha menjamah layanan kependudukan masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau

Masih Ada 5 Persen Masyarakat Kaltara Belum Punya Dokumen Kependudukanintilustrasi KTP

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Utara menyatakan tingkat kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat provinsi baru ini sudah mencapai 95 persen.

Masih ada sekitar lima persen warga belum memiliki dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk Elektronik, Akta Kelahiran, Akta Nikah, da n lain-lain.

Kepala Disdukcapil Kalimantan Utara Samuel Parrangan menjelaskan, ada dua faktor utama yang menyebabkan masih ada warga yang belum memiliki dokumen kependudukan.

Pertama, karena tempat tinggalnya jauh dan sulitnya akses menuju ibukota kabupaten.

"Kedua, kebanyakan mereka bekerja di Malaysia. Dan mereka tetap mau dan meyakini bahwa dirinya adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Mereka sangat tinggi nasionalismenya," kata Samuel Parrangan dalam kegiata 'Respons Kaltara' yang digelar di Kedai 99 Tanjung Selor, Selasa (9/10/2018).

Disdukcapil Kalimantan Utara mengklaim terus berusaha menjamah layanan kependudukan masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau.

Maklum, ada 15 kecamatan di Kabupaten Nunukan merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia.

Di Kabupaten Malinau ada lima kecamatan yang berbatasan dengan Sabah dan Sarawak, Malaysia.

Baca: Bawa Bantuan Log istik Melintasi Perbatasan Sulteng Menunggu Matahari Terbit Jika Tak Ingin Diadang

"Jadi dalam beberapa tahun terakhir kita melayani masyarakat perbatasan. Kita ada program namanya Si Pelandu Kilat (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan untuk Wilayah Perbatasan)," kata Samuel.

Dengan layanan langsung ke desa-desa perbatasan, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kota mengurus KTP Elektronik dan dokumen lainnya.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Eko Sutriyanto Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Kalimantan Utara

No comments