Sukseskan Program Gubernur di Perbatasan, Disdukcapil Kaltara ... | Liputan 24 Kalimantan Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sukseskan Program Gubernur di Perbatasan, Disdukcapil Kaltara ...

Posted by On 9:16 PM

Sukseskan Program Gubernur di Perbatasan, Disdukcapil Kaltara ...

Sukseskan Program Gubernur di Perbatasan, Disdukcapil Kaltara Rela Hadapi Tantangan Ini

Layanan kependudukan ini rencananya akan dirancang lebih efisien membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di kecamatan & kecamatan terluar

Sukseskan Program Gubernur di Perbatasan, Disdukcapil Kaltara Rela Hadapi Tantangan IniHO-BIRO PEMERINTAHAN SETPROV KALTARAPencatatan administasi kependudukan di Data Dian Kabupaten Malinau, beberapa hari yang lalu.

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Meniti layanan kependudukan bagi masyarakat di kecamatan-kecamatan terluar NKRI di Kalimantan Utara bukanlah jalan yang mudah ditempuh. Kendala tersulit adalah akses.

Kepala Disdukcapil Kalimantan Utara Samuel Parrangan menceritakan bagaimana pengalaman tim layanan administrasi kependudukan Disdukcapil Kalimantan Utara dan Disdukcapil Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau saat berusaha menembus akses demi menjalani lokasi warga yang membutuhkan layanan.

Misalnya untuk menuju Tou Lumbis Kabupaten Nunukan harus mengarungi sungai bergiram.

Jika tidak hati-hati, maka upaya untuk melayani warga tidak akan terwujud.

"Seingat saya ada lima giram yang harus tim lalui untuk menembus Tou Lumbis. Supaya tidak kenapa-kenapa, kita harus turun berjalan kaki kalau ada giram," ujar Samuel, Selasa (9/10/2018) dalam kegiatan 'Respons Kaltara' yang dilaksanakan di Kedai 99 Tanjung Selor, Bulungan.

Samuel menyebutnya, tim mempertaruhkan nyawa ketika ke daerah-daerah perbatasan. Setiap menuju lokasi layanan, tim ikut membawa peralatan seperti alat pereka man, printer, komputer, dan lainnya.

Suatu kenikmatan bagi tim jika berhasil melewati rintangan alam yang mengadang.

"Jadi kita baru lega jikalau sudah sampai di tujuan. Apalagi masyarakat menyambut kita dengan antusias. Itu yang mengobati rasa khawatir kami selama perjalanan," katanya.

Selai jalur sungai, jalur darat yang cukup sulit pun sudah dilalui. Seperti ketika tim berjalan darat dengan roda empat dari Long Apung ke Long Nawang. Kondisi jalan yang sangat kontras berbeda dengan jalanan pada umumnya di kota memberi tantangan tersendiri bagi tim.

Baca: Bawa Bantuan Logistik Melintasi Perbatasan Sulteng Menunggu Matahari Terbit Jika Tak Ingin Diadang

Halaman selanjutnya 123
Editor: Eko Sutriyanto Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Kalimantan Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »